PELATIHAN INOVASI PRODUK OLAHAN SINGKONG MENJADI STIK SINGKONG DI DESA SELOLIMAN KECAMATAN TRAWAS MOJOKERTO
Kata Kunci:
singkong, inovasi produk, kearifan lokal, pemberdayaan PKKAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan potensi ekonomi Desa Seloliman melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah singkong menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah serta tetap mempertahankan identitas lokal. Kegiatan dilaksanakan oleh KKN Kelompok 24 Universitas Yudharta Pasuruan pada 13 Juli 2026 di Balai Desa Seloliman dengan melibatkan 15 orang anggota PKK sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi potensi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik pengolahan, diskusi, serta evaluasi. Materi menekankan pemilihan bahan baku, kebersihan dan keamanan pangan, teknik pengolahan, inovasi bentuk dan rasa, pengemasan, penentuan nilai jual, serta penguatan cerita produk berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan menjadi sarana transfer keterampilan yang relevan bagi kelompok PKK untuk melihat singkong tidak hanya sebagai bahan pangan rumah tangga, tetapi juga sebagai bahan baku produk bernilai ekonomi. Peserta memperoleh pengalaman praktik dalam mengembangkan ide produk, pengemasan, dan strategi pengenalan produk ke pasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi langkah awal pengembangan usaha pangan rumah tangga berbasis sumber daya lokal dan perlu dilanjutkan melalui pendampingan produksi, standardisasi mutu, perhitungan biaya, serta pemasaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Multikultural Jurnal Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.